sambal goreng hati dan kentang

cerita dari dapur:

iyaaa… setelah 4 bulan disini, akhirnya saya nemu hati ayam halal di supermarket.. saking berharganya, jadi wajib diolah seenak mungkin hehehehehe.

awalnya suami saya gak begitu tertarik ngeliatin saya bikin sambal goreng hati ini (wajah tidak bisa berbohong, sayangku!). eh, pas giliran makan, dia bikin pengakuan kalo dia sebenernya gak terlalu suka sama sambal goreng hati, TAPI.. begitu makan bikinan saya, sampe sumpah2 kalo rasanya enak banget. mudah2an gak gombal huahahaha :mrgreen:

bahan:

250 gr hati ayam.
2 buah kentang berukuran besar, potong dadu, goreng, dan sisihkan
3 lembar daun jeruk
2 cm lengkuas
1 cm jahe
1 batang sereh, digeprek
200 ml santan kental

bahan yang dihaluskan:

5 buah cabe merah besar
3 buah cabe merah keriting
1 buah tomat, cincang kasar
3 siung bawang putih
2 siung bawang merah besar
1 ruas jahe, cincang halus

cara membuat:

* rebus hati ayam bersama jahe dan daun jeruk, setelah matang ditiriskan lalu dipotong dadu.
* tumis bumbu halus bersama sereh dan daun jeruk hingga harum.
* masukkan hati ayam lalu aduk hingga tercampur
* masukkan santan dan masak hingga mengental.
* terakhir, masukkan kentang lalu aduk hingga semua bumbu tercampur rata dan meresap.

dimakan bersama sepiring nasi putih mengepul, mantaaaapp :mrgreen:

1 Response to “sambal goreng hati dan kentang”


  1. 1 faizz May 2, 2009 at 20:31

    walah jadi laper ngelihatnya rin.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




kalender

February 2009
M T W T F S S
« Jan    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

mau masak apa?

RSS ada cerita apa hari ini?

  • BLW (Baby-Led Weaning)’s Diary: Usia 8-9 Bulan March 2, 2012
    wow, semakin kesini ternyata semakin gak sempet mo nulis review BLW. selain karena udah mulai balik lagi ke Swedia, Raya yang makin gak bisa diem dan ditinggal lama, juga karena mood males nulisnya kumat lagi hehehe. review 8-9 bulan ini akan diawali dengan berita baik. alhamdulillaah, setelah di tes darah lagi, alergi telur Raya udah [...]
  • BLW (Baby-Led Weaning)’s Diary: Usia 7 Bulan January 11, 2012
    udah hampir 3 bulan Raya ber-BLW, alhamdulillah.. terimakasih yang paling besar harus disampaikan buat Bapaknya Raya, Enin, dan Engki-nya yang mendukung sepenuhnya metode BLW sejak Raya mulai MPASI. buat Bapaknya Raya yang selalu percaya akan hasil riset koboi istrinya, hehe. dan buat Engki dan Enin yang dengan senang hati belanja buah dan sayuran, masak, sa […]
  • BLW (Baby-Led Weaning)’s Diary: Usia 6 Bulan November 25, 2011
    alhamdulillah.. seneng dapat beberapa komen yang bilang “nyasar” kesini karena mau nyari tau tentang BLW. semoga bisa memberi manfaat ya.. sebagai lanjutannya, akan dibuat BLW The Series *halaaahh*: perjalanan MPASI Raya yang mengikuti “aliran” BLW di bulan pertamanya (usia 6 bulan). berikut beberapa catatannya: SUDAH MAKAN APA SAJA? […]
  • ½ tahun Raya… November 10, 2011
    alhamdulillaahirabbil’aalamiin tanggal 26 Oktober genap sudah 6 bulan Raya hadir di dunia ini =) selama 6 bulan ini, banyak cerita2 kebahagiaan yang sudah Raya berikan terutama pada kami, orang tuanya. perkembangan yang membuat takjub dan tak henti2nya disyukuri. bapak dan ibu love you, Tsuraya! MUDIK umur 6 bulan 6 hari, Raya mudik ke Indonesia. yay! […]
  • Road to MPASI alias Makanan Pendamping ASI – Part II October 25, 2011
    yuk mari lanjuuuttt… oke, masih tentang BLW.. keliatannya simple banget ya metode BLW ini? eits tunggu dulu, gak ada metode yang tanpa tantangan. jadi kembali lagi, apapun metode-nya, asal kita konsisten dan sepenuh hati insyaAllah lancar, aamiin! berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam ber-BLW DO’s mulai ajak bayi untuk ikut berp […]

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.